Bulan Bahasa Bali Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa: Menjemput Kesucian Roh di Tanah Suci Tambakan

admin_tambakan 26 Februari 2026 12:47:11 WITA

Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa: Menjemput Kesucian Roh di Tanah Suci Tambakan

Di lereng perbukitan Buleleng yang sejuk, tepatnya di Desa Adat Tambakan, Kecamatan Kubutambahan, sebuah vibrasi spiritual yang kuat menyelimuti atmosfer desa. Tema "Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa" bukan sekadar rangkaian kata puitis, melainkan sebuah manifestasi mendalam dari komitmen krama desa dalam memuliakan leluhur dan menjaga keseimbangan semesta.

Memahami Esensi Tema

Secara etimologis, tema ini membawa pesan yang sangat luhur bagi perjalanan spiritual umat Hindu:

  • Atma Kerthi: Upaya penyucian jiwa atau roh (Atma).

  • Udiana: Taman atau tempat yang indah/suci.

  • Purnaning Jiwa: Pencapaian kesempurnaan jiwa.

Secara kolektif, Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa di Desa Adat Tambakan dapat dimaknai sebagai upaya kolektif masyarakat untuk menciptakan "taman penyucian" bagi para leluhur agar mencapai titik kesempurnaan dan kembali ke asal mula yang suci (Sang Kan Paraning Dumadi).


Desa Adat Tambakan: Benteng Tradisi yang Unik

Desa Adat Tambakan dikenal memiliki karakteristik budaya yang sangat kuat dan unik di Kabupaten Buleleng. Pelaksanaan ritual yang berkaitan dengan penyucian jiwa di desa ini selalu berlandaskan pada Dresta (adat kebiasaan) setempat yang kental dengan nuansa Bali Aga.

Penyelenggaraan upacara di sini bukan hanya tentang ritual seremonial, tetapi juga tentang:

  1. Penyatuan Krama: Mempererat ikatan persaudaraan antar-warga (krama) melalui semangat gotong royong (ngayah).

  2. Harmonisasi Alam: Memastikan lingkungan desa tetap terjaga sebagai bentuk syukur atas anugerah kesuburan di wilayah Kubutambahan.

  3. Hormat Leluhur: Bentuk bakti paling tinggi kepada mereka yang telah mendahului, memastikan perjalanan atma menuju kedamaian abadi.


Implementasi Ritual dan Makna Sosial

Dalam konteks Atma Kerthi, masyarakat Desa Adat Tambakan sering kali melaksanakan ritual kolektif seperti Pitra Yadnya atau Mamunggal. Dengan balutan tema Udiana Purnaning Jiwa, penekanan diberikan pada ketulusan hati.

"Penyucian jiwa bukan hanya tentang besarnya upakara, melainkan tentang bagaimana ketulusan doa mampu mengantarkan roh menuju cahaya keabadian."

Melalui kegiatan ini, Desa Adat Tambakan menunjukkan bahwa kemajuan zaman tidak lantas menggerus akar budaya. Justru, nilai-nilai Atma Kerthi menjadi kompas moral bagi generasi muda desa untuk tetap eling (ingat) pada jati diri dan asal-usul mereka.


Kesimpulan

Pelaksanaan ritual bertema Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa di Desa Adat Tambakan adalah sebuah simfoni spiritual. Ia adalah pengingat bahwa manusia memiliki kewajiban untuk memuliakan jiwa, menghormati leluhur, dan menjaga kesucian tanah kelahiran. Di bawah langit Kubutambahan, doa-doa yang dipanjatkan diharapkan mampu membawa kedamaian tidak hanya bagi mereka yang telah tiada, tetapi juga bagi mereka yang masih menjaga tradisi di dunia fana.

Komentar atas Bulan Bahasa Bali Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa: Menjemput Kesucian Roh di Tanah Suci Tambakan

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Media Sosial

FacebookTwitterYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Lokasi Tambakan

tampilkan dalam peta lebih besar